LONDON — Roberto di
Matteo, meneruskan tradisi tak terkalahkan selama menjadi pelatih
sementara Chelsea. Kemenangan terakhir diukir anak asuhnya saat
menghempaskan Leicester 5:2 di Stamford Bridge, dalam peremat final FA
Cup, Minggu (18/3). Dengan kemenangan ini Di Matteo, membawa timnya
melaju ke babak Semi Final piala FA.
Namun selain kemenangan ini Di Mateo tentu tersenyum melihat striker
mahalnya Fernando Torres dalam pertandingan tersebut. Penyerang Spanyol
itu bermain briliant dan akhirnya mengakhiri puasa gol yang telah
dijalaninya 24 pertandingan terakhir.
Tak tanggung-tanggung Torres menjadi Man of The Match dalam laga
tersebut dengan koleksi dua gol dan dua assist. Sementara tiga gol
lainnya dicatat Gary Cahill pada menit ke 12, Salamon Kalau pada menit
ke 18 dan Raul Meireles pada menit 91.
Sejak menit-menit awal, dua tim sudah memperagakan saling menyerang.
Namun tuan rumah rupanya telah lebih siap dengan pertempuran itu.
Cahill sukses membuka gol setelah memaksimalkan sepak pojok dari Juan
Mata pada menit ke 12. Dalam selebrasinya mantan punggawa Bolton ini
memberikan suport untuk Fabrice Muamba, yang kini sedang menjalani
perawatan.
Menit ke 18 Stamford Bridge kembali bergemuruh menyusul gol Solomon
Kalou yang menggandakan keuanggulan tuan rumah. Kalou sukses mengelabui
kiper Kasper Schmeichel, memanfaatkan umpan Torres yang bermain apik di
daerah pertahanan Leicester. Unggul jumlah gol, The Blues terus
menggencarkan serangan. Namun hingga peluit babak pertama ditiupkan tak
ada gol tambahan tercipta.
Memasuki babak kedua, Di Matteo mlakukan pergantian dengan memasukkan
Florent Malouda untuk menggantikan Juan Mata. Hasilnya permainan Chelsea
semakin hidup. Setelah sekian peluang yang tak berujung gol, Menit ke
67, Torres mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari umpan
Mikel yang sukses dikonversi menjadi gol oleh penyerang Portugal ini.
Skor 3:0 untuk Chelsea.
Tertinggal tiga gol tim tamu terus melakukan serangan untuk memperkecil
ketinggalan. Hasilnya nampak di menit 77 saat Jermaine Beckford sukses
menyarangkan bola ribound Neil Danns yang tak sempurna ditangkap Cech.
Skor menjadi 3:1.
Namun demikian tak perlu menunggu lama. Torres kembali membuat
pendukungnya bersorak pada menit ke 85. Torres sukses memaksimalkan bola
kiriman Raul Meireles dan merubah kedudukan menjadi 4:1
Menit ke 89 Leicester sukses memperkecil kedudukan lewat tendangan
meriam Ben Marshall yang tak mampu ditangkap Cech, skor berubah menjadi
4:2. Namun di saat pertandingan hampir saja usai, giliran Raul Meireles
memaksa kiper tim tamu memungut bola untuk ke liama kalinya dari jala
sendiri. Gol terakhir ini berkat assist kedua Torres di menit ke 91.
|