Lifestyle + / Sabtu, 3 Maret 2012 07:54 WIB
Pria yang tampil dengan kemeja lengan panjang warna silver bergaris hitam, celana hitam, dan sepatu hitam, itu semakin terlihat perlente dengan kacamata yang ia kenakan.
Hancock naik ke panggung dari sisi kiri belakang panggung. Sontak ia langsung memainkan sebuah instrumen piano berjudul Actual Proof. Kemudian berturut-turut ia membawakan Seventeen, Watermelon Man, Herbie's Solo, Speak Like a Child, Contalope Island, dan Ch.elon.
Dalam konser tersebut, Hancock dibantu timnya, yakni James Genus (bassist), Lionel Loueke (gitaris), dan Trevor Lawrence Jr (drumer). Mereka meramu irama jazz dengan sedikit unsur rock, funk, dan soul dalam komposisi musiknya.
Pria kelahiran 12 April 1940 itu juga tak lupa membawakan instrumen terkenal Don't Give Up.
Hancock telah berkarier di dunia jazz selama lima dekade. Tak mengherankan jika ia sudah menyabet 12 Grammy Awards, termasuk kategori album of the year untuk album River: The Joni Letters (2007).
"Terima kasih untuk semua orang Jakarta. Terima kasih bagi kalian yang telah mendukung saya," ujarnya seusai tampil di panggung.
Di panggung berbeda, Bobby McFerrin memberikan suguhan menarik lewat salah satu tembangnya, Don't Worry, Be Happy. Peraih 10 kali Grammy Awards itu juga membuat penonton berdecak kagum.
Bobby McFerrin tampil berkolaborasi dengan Dwiki Dharmawan. Dwiki membawakan beberapa instrumen yang dipadukan dengan gamelan Bali.
Perhelatan Java Jazz yang memasuki tahun ke 8 ini akan berlangsung hingga Ahad (4/3) besok. (MI/RIZ)


